Service Excellent for Baby Chicken…

Assalamu’alaikum wr. wb.,

Judul diatas adalah lontaran Mbak Iim ketika ku upload foto suasana kedatangan day old chick (DOC) di kandang dan sedikit cerita kehidupan ayam via WhatsApp Kagama Virtual.

 

Yaa…menerima kedatangan DOC di suatu breeding farm hampir sama seperti kita mau kedatangan baby kita atau bahkan lebih. Gimana tidak, jauh-jauh hari sebelum DOC datang kandang harus benar-benar bersih dan steril supaya tidak mengganggu pertumbuhan ayam di kemudian hari. Satu bulan sebelumnya kandang harus didesinfeksi dengan bahan kimia yang manjur membunuh kuman atau virus yang tertinggal di kandang sisa kehidupan ayam sebelumnya. Vektor-vektor pembawa penyakit seperti tikus, kutu kandang dan cacing harus diberantas tuntas sebelum ayam masuk kandang. Tikus sebagai hewan pengerat yang paling bandel diberantas dengan menggunakan umpan racun tikus, kutu kandang disemprot dengan berbagai macam insectisida untuk memastikan tidak ada yang masih tertinggal di kandang dan telur cacing diberantas dengan merendam lantai kandang menggunakan larutan garam dapur. Nah lho ribet kan…untuk memastikan sudah bersih dari kuman dan jamur dilakukanlah yang namanya tes exposure ruangan dan swab peralatan kandang dan dikirim ke Laboratorium. Setelah ada hasil dari Lab yang menyatakan kandang sudah bersih dari kuman dan jamur, barulah kita bisa memasukkan alas tidur ayam berupa serutan kayu. Jangan salah kawan, serutan ini kita buat sendiri dari kayu yang sudah melewati proses sanitasi dengan ukuran tertentu dan lembut sehingga tidak melukai kaki ayam. Sebelum serutan masuk ke kandang, proses yang sama untuk memastikan bahwa serutan itu sudah steril dengan membawa sampel serutan ke Lab dulu untuk dites secara mikrobiologi.

Semua peralatan kandang harus melewati proses sanitasi yang ketat, kalau ada hasil Lab yang menyatakan masih ada kuman atau jamur harus didesinfeksi lagi dan dites ulang lagi sampai bersih.

Setelah semua sudah siap, giliran karyawan kandang yang berpamitan ke anak, istri atau pacar untuk menginap di kandang selama +/- 21 hari…yaaa selama 21 hari itu harus siap tuk menemani dan menjaga anak-anak ayam itu dari bahaya kedinginan, kelaparan dan kehausan…dan segudang kegiatan2 lain seperti vaksinasi, timbang ayam dan grading ayam (mengelompokkan ayam berdasar beratnya, ada grade kecil, normal & besar). Wuihhh gak kebayang beratnya kerja di kandang…pasti itu yang terucap ketika kita bercerita ke orang yang belum tahu sebelumnya…hihihi..

Minimal 3 jam sebelum kehadiran DOC, kita harus menyalakan pemanas atau kita sebut sebagai gas brooder agar pada saat DOC datang suhunya bisa 32 – 33oC dan nyaman buat anak ayam. Lighting dan ventilasipun disetting sesuai umur kehidupan ayam.

Untuk DOC Grand Parent didatangkan langsung dari Negeri Paman Sam atau United Kingdom tergantung stock yang ada, jadi anak2 ayam itu terbang hampir 70 jam melintasi beberapa benua sebelum akhirnya mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Mengingat panjangnya perjalanan yang telah dilalui pantaslah kalau anak-anak ayam ini mendapat perlakuan istimewa untuk memulihkan stamina setelah melewati perjalanan yang hanya berbekal kuning telur (yolk sacc) dari induknya. Tidak jarang anak-anak ayam ini datang dengan kondisi yang sangat mengenaskan antara hidup segan mati tak mau…itulah kawan kenapa harus ada “service excellent for baby chicken” ini…selain karena anak-anak ayam ini juga harganya ratusan ribu per ekornya…hehehe…

Ini sekelumit cerita tentang ayam dariku atas permintaan Mbak Iim, Mbak Migit dan Mas THS….

 

Dari Lereng Gunung Selamet, Randu Dongkal – Pemalang,  08 Oktober 2011

Wassalam,  Hariyadi Sudirman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: