Perjalanan kerja…

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah akhirnya tiba juga saat menjelang kepulangan ke My Sweet Home di Salatiga setelah melewati perjalanan kerja selama dua minggu ini. Perjalanan kerja kali ini memang terasa begitu panjang karena terlewatinya moment2 indah yang harusnya dilewati bersama keluarga, padahal biasanya waktu dua minggu itu terasa pendek.

Moment pertama yang terlewati adalah saat pertama putra-putriku memakai seragam putih biru hari Senin 16 Juli 2012, yang seharusnya bisa kuantarkan menginjakkan ke sekolahnya yang baru untuk mengikuti MOS atau masa orientasi sekolah (ehh…bener gak ya singkatannya). Hanya lewat komunikasi jarak jauh saja saya bisa mengikuti gimana hebohnya istriku menyiapkan bahan2 untuk MOS seperti membuat papan nama dari karton berbentuk segilima dengan masing2 sudut 108 derajat, kalung dari untaian bumbu2 dapur, bunga pucuk merah…dan beberapa item yang cukup membuat kelabakan untuk memperolehnya. Dan saya hanya bisa mengikutinya dari bumi borneo, Kutai Kartanegara.

Perjalanan saya dimulai saat hari Kamis, 12 Juli 2012 dengan Wings Air Semarang – Surabaya yang dilanjutkan dengan perjalanan via travel Surabaya – Malang untuk mengikuti meeting keesokan harinya di Kantor Lawang. Setelah mengikuti agenda meeting seharian di hari Jumat, keesokan harinya perjalanan dilanjutkan dengan Garuda Surabaya – Balikpapan. Sampai Balikpapan sudah sore dijemput driver untuk melanjutkan perjalanan ke Kutai Kertanegara selama kurang lebih dua jam. Di Kutai kujalani rutinitas kerja di kandang bersama ayam2 kecilku yang baru datang dari perjalanan panjang Purwakarta – Kutai…saat-saat inilah terlewatkan sudah moment pertama melihat putra-putriku saat pertama kali memakai seragam putih biru…

Setelah seminggu di Kutai Kartanegara, hari Jumat 20 Juli 2012 setelah sholat Jumat dengan diantar driver, ¬†perjalanan kerja dilanjutkan menuju kandang yang letaknya agak jauh di pelosok borneo yaitu di Sepaku Kab. Penajam Paser Utara yang jalan menuju ke lokasi cukup parah karena jalanan penuh lubang dan berlumpur…

Saat di Sepaku inilah momemt kedua yang seharusnya dinikmati bersama keluarga terlewatkan sudah…yaitu moment menikmati saat-saat puasa pertama di bulan Ramadhan ini. Tapi ya sudahlah…perjalanan masih panjang….

Setelah tiga hari di Sepaku, hari Senin 23 Juli 2012 jam 09.50 WITA perjalanan dilanjutkan dengan Trigana Air Balikpapan – Banjarmasin untuk melihat kondisi ayam2ku di kandang Banjarbaru…alhamdulillah walau ada hal2 kecil yang perlu dibenahi tapi secara umum kondisi kesehatan ayam masih aman terkendali…

Sampai saatnya hari ini saya menulis perjalanan ini akan dilanjut dengan Trigana Air Banjarmasin – Solo yang rencana akan terbang nanti jam 11.10 WITA…berharap semoga semuanya berjalan lancar sampai ke My Sweet Home di Salatiga….aamiiin

 

Dari Pinggiran Landasan Bandara Syamsuddin Noor – Banjarmasin, 26 Juli 2012

Wassalam, Hariyadi Sudirman

Bukit Bangkirai…

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sudah cukup lama juga ternyata gak nulis di blog ini, hari Minggu kemarin 22 Juli 2012 di hari kedua menjalankan ibadah puasa kita berlima mengisi waktu liburan ke Bukit Bangkirai yang letaknya di kawasan Bukit Soeharto Kutai Kartanegara. Kalau dari Balikpapan setelah sampai di Samboja kilo 38 jalan Balikpapan – Samarinda kita belok ke kiri. Dari sini kurang lebih 25 km lagi dengan kondisi jalanan yang agak rusak kita memasuki kawasan hutan Bukit Soeharto dan areal pertambangan batu bara.

Kawasan hutan Bukit Bangkirai yang banyak dituju adalah Canopy Bridge yaitu jembatan gantung yang menghubungkan antara pohon satu dengan lainnya diatas pohon setinggi 30 meter. Jembatan ini dibangun oleh 6 orang ahli jembatan pohon dari Amerika yang dikerjakan selama sebulan di kurun waktu Januari – Pebruari 1998 yang diklaim bisa bertahan 15 – 20 tahun tentunya bergantung umur pohonnya.

Untuk mencapai Canopy Bridge kita harus berjalan menembus hutan Bukit Bangkirai sepanjang kurang lebih 500 meter di jalan setapak menanjak.


Demikian perjalanan liburan di bulan puasa ini….

 

Dari Pinggiran Landasan Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru  25 Juli 2012

Wassalam, Hariyadi Sudirman